Yoona’s diary
Pernahkan kau merasakan hal semacam ini? Dimana hatimu bagai tertusuk pisau yang tumpul, bahkan tercabik-cabik. Disaat tenggorokanmu panas seperti terbakar setrika dan bahkan ketika paru-parumu tak berfungsi untuk menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Diasaat sebuanya tak berfungsi sebagai mana mestinya. Ketukan jarum jam yang memacu jantungmu berdetak lebih cepat. Sekujur tubuhmu panas padahal suhu disekitarmu 17 oC. mengerikan bukan?
Kau tau, hampir setiap hari aku merasa seperti itu, disaat aku duduk wajar di bangku kelasku—seperti biasa, rasa itu muncul lagi, bahkan tak pernah hilang walau aku sudah duduk disitu selama 2 jam. Dialah penyebabnya, gerutuku sembari melirik kea rah pemuda berjaket coklat yang duduk tepat dibelakangku. Dia yang membuatku seperti gadis gila.
Aku pernah berusaha mendekatinya, bahkan memberanikan diri untuk menyapanya, tersenyum padanya dan.. pulang bersama dengannya. Well, mungkin ini tindakan yang tidak terlalu bagus. Tapi, aku benar-benar tak tapan menahan rasa itu, memenjarakannya dalam sel hatiku, itu mustahil! Perasaan ini terlalu besar, hingga aku tak sanggup untuk menampungnya. Aku meringis melihat sifatnya yang lebih mirip Ice Man dari pada pria normal pada umumnya. Dan kini, aku tak tau apa yang harus kuperbuat untuk meluluhkan hatinya? Aiisshh.. aku sudah benar-benar gila.
Well, aku butuh saranmu.. sekarang.











